Situs informasi Kecamatan Mojolaban · Kabupaten Sukoharjo

Senin–Kamis 07.00–15.30 · Jumat 07.00–14.00 WIB (0271) 611767

Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo

Daftar Desa · Kecamatan Mojolaban

Desa Wirun

Desa wisata dan sentra kerajinan gamelan di Kecamatan Mojolaban; 7.870 penduduk pada 2026.

Penduduk 2026

7.870jiwa
8,44%penduduk kecamatan (BPS)
2,67km²luas wilayah (269 ha)
2.947,57jiwa per km²
100,97laki-laki per 100 perempuan

Pada tahun 2026, Desa Wirun memiliki 7.870 penduduk yang terdiri dari 3.954 laki-laki dan 3.916 perempuan.

Sumber: Data Kependudukan Terintegrasi, situs Desa Wirun (situs luar) (2026). Persentase terhadap penduduk kecamatan: BPS Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan Mojolaban Dalam Angka. Kepadatan dan rasio jenis kelamin dihitung dari data 2026 dan luas 2,67 km².

Sejarah dan potensi

Desa Wirun merupakan salah satu desa wisata yang paling dikenal di Sukoharjo karena banyaknya potensi wisata yang dimiliki. Desa ini terletak di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, dan memiliki akses yang mudah untuk dituju dari Kota Solo dan Karanganyar. Berjarak kurang lebih satu kilometer dari Kota Solo, Desa Wirun menjadi lokasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal hingga mancanegara.

Salah satu potensi terbesar yang membuat Desa Wirun dikenal secara global adalah pembuatan kerajinan gamelan oleh para warga desa. Desa Wirun disebut sebagai pusat kerajinan gamelan terbesar di dunia karena sering mengekspor ke berbagai wilayah di dalam dan luar negeri. Dari catatan, industri kerajinan gamelan di Desa Wirun sudah muncul sejak tahun 1956, dirintis pertama kali oleh Reso Wiguno. Dorongan kebutuhan ekonomi menjadi latar belakang home industri tersebut berkembang, selain juga karena Kecamatan Mojolaban bukanlah wilayah dengan hasil pertanian yang berlimpah. Selain gamelan, kerajinan yang digeluti sebagai mata pencaharian warga setempat adalah kerajinan kain jumputan yang telah diekspor ke luar negeri, wayang kertas, keris, genteng, batik kayu, dan budidaya tanaman bonsai.

Suguhan kesenian lokal seperti kethoprak, jathilan, dan karawitan menjadi daya tarik tersendiri untuk menyambut para turis asing yang berwisata ke Desa Wirun. Para wisatawan yang didominasi warga negara Belanda biasanya datang untuk menetap selama satu hingga dua hari untuk belajar tentang pembuatan kerajinan seperti gamelan dan wayang di rumah-rumah penduduk. Karena lokasinya yang relatif cukup jauh dari kawasan Kota Solo, rumah penduduk setempat pun banyak yang disewakan bagi warga asing dan wisatawan lokal pada masa-masa ramai kunjungan wisatawan.

Desa wisata
Masuk 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023; terdaftar di Jadesta dengan kategori “Berkembang”
Kerajinan
Gamelan (belasan besalen), kain jumputan, wayang kertas, keris, genteng, batik kayu, tenun goyor, bonsai
Seni & budaya
Kethoprak, karawitan, keroncong, reog, jathilan, wayang orang
Tempat menarik
Embung Pengantin, Sahasra Adhi Pura, perajin wayang kertas “Mbah Brambang”, pengolahan limbah plastik menjadi BBM
Kuliner khas
Bakmi Jawa

Sumber: Sejarah Desa, situs Desa Wirun (situs luar); Jadesta Kemenparekraf.

Visi dan misi

Visi

“Membangun Desa Wirun Lebih Maju dan Berbudaya”

Visi disusun dalam RPJM Desa sebagai pedoman program kerja Pemerintah Desa untuk masa 8 tahun.

Misi

Untuk meraih visi tersebut, dengan mempertimbangkan potensi serta hambatan internal maupun eksternal, Desa Wirun menyusun misi sebagai berikut:

  1. Mewujudkan dan mengembangkan kegiatan keagamaan untuk menambah keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mewujudkan dan mendorong terjadinya usaha kerukunan antar dan intern warga masyarakat yang disebabkan adanya perbedaan agama, keyakinan, organisasi, dan lainnya dalam suasana saling menghargai dan menghormati.
  3. Membangun dan meningkatkan hasil pertanian dengan penataan pengairan, perbaikan jalan sawah, jalan usaha tani, pemupukan, dan pola tanam yang baik.

Sumber: Visi & Misi, situs Desa Wirun (situs luar). Poin misi berikutnya belum tercantum pada sumber (perlu verifikasi).

Perangkat desa

Bagan Struktur Organisasi Pemerintah Desa Wirun: Kepala Desa Erry Suseno Wibowo, SE; Sekretaris Desa Hartoyo membawahi Kaur Keuangan, Kaur Perencanaan Ricky Purnomo Jati, S.Kom, dan Kaur Tata Usaha dan Umum Joko Narwanto; Kasi Pemerintahan Nur Rohmah Junitasari, Kasi Pelayanan Bambang Suprianto, ST, Kasi Kesejahteraan Joko Purnomo, S.Pd; Kepala Dusun I–IV: Teguh Rahayu Purnomo, SP, Ari Bintoro, S.Pd, Budi Harto, dan Andi Nurtama.
Bagan struktur organisasi Pemerintah Desa Wirun. Gambar: situs resmi Desa Wirun.
Perangkat Desa Wirun (situs desa, diperiksa 10 Oktober 2026)
JabatanNama
Kepala DesaErry Suseno Wibowo, S.E.
Sekretaris DesaHartoyo
Kaur KeuanganAri Bintoro, S.Pd.
Kaur Tata Usaha dan UmumJoko Narwanto
Kaur PerencanaanRicky Purnomo Jati, S.Kom.
Kasi PemerintahanNur Rohmah Junitasari, A.Md.
Kasi PelayananBambang Suprianto, S.T.
Kasi KesejahteraanJoko Purnomo, S.Pd.
Kepala Dusun ITeguh Rahayu Purnomo, S.P.
Kepala Dusun IIAri Bintoro, S.Pd.
Kepala Dusun IIIBudi Harto
Kepala Dusun IVAndi Nurtama
Jumlah perangkat Desa Wirun menurut kategori (BPS)
KategoriJumlah
Kepala desa1
Sekretaris desa1
Kaur/Kasie5
Kadus/Bayan4
Total11

Sumber: Struktur Organisasi, situs Desa Wirun (situs luar). Ari Bintoro, S.Pd. tercatat sebagai Kaur Keuangan sekaligus Kepala Dusun II. Dokumen kecamatan tahun 2022: PDF (situs luar). Jumlah Kaur/Kasie menurut BPS (5) berbeda dari daftar di situs desa (6); jumlah perangkat menurut BPS: Kecamatan Mojolaban Dalam Angka.

Kedudukan, tugas, dan fungsi perangkat

01Kepala Desa

Tugas: Menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa.

  • Menyelenggarakan pemerintahan desa: tata praja pemerintahan, penetapan peraturan di desa, pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketenteraman dan ketertiban, administrasi kependudukan, serta penataan dan pengelolaan wilayah.
  • Melaksanakan pembangunan: sarana prasarana perdesaan, serta bidang pendidikan dan kesehatan.
  • Pembinaan kemasyarakatan: pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat, partisipasi masyarakat, keagamaan, dan ketenagakerjaan.
  • Pemberdayaan masyarakat: sosialisasi dan motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna.
  • Menjaga hubungan kemitraan dengan lembaga masyarakat dan lembaga lainnya.
02Sekretariat Desa

Tugas: Membantu Kepala Desa dalam bidang administrasi pemerintahan.

  • Urusan ketatausahaan: tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi.
  • Urusan umum: penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum.
  • Urusan keuangan: administrasi keuangan, sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, serta administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, dan lembaga pemerintahan desa lainnya.
  • Urusan perencanaan: menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisasi data pembangunan, monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.
03Kepala Urusan (Kaur)

Tugas: Membantu Sekretaris Desa dalam urusan pelayanan administrasi pendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.

  • Kaur Tata Usaha dan Umum (Joko Narwanto): ketatausahaan (tata naskah, surat menyurat, arsip, ekspedisi), penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum.
  • Kaur Keuangan (Ari Bintoro, S.Pd.): administrasi keuangan, sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, serta administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, dan lembaga pemerintahan desa lainnya.
  • Kaur Perencanaan (Ricky Purnomo Jati, S.Kom.): menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisasi data pembangunan, monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.
04Kepala Seksi (Kasi)

Tugas: Membantu Kepala Desa sebagai pelaksana tugas operasional.

  • Kasi Pemerintahan (Nur Rohmah Junitasari, A.Md.): manajemen tata praja pemerintahan, menyusun rancangan regulasi desa, pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketenteraman dan ketertiban, perlindungan masyarakat, kependudukan, penataan dan pengelolaan wilayah, serta pendataan dan pengelolaan profil desa.
  • Kasi Kesejahteraan (Joko Purnomo, S.Pd.): pembangunan sarana prasarana perdesaan, pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan, serta sosialisasi dan motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna.
  • Kasi Pelayanan (Bambang Suprianto, S.T.): penyuluhan dan motivasi pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat, meningkatkan partisipasi masyarakat, pelestarian nilai sosial budaya, keagamaan, dan ketenagakerjaan.
05Kepala Dusun (Kadus)

Tugas: Membantu Kepala Desa dalam pelaksanaan tugasnya di wilayahnya.

  • Pembinaan ketenteraman dan ketertiban, perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan, serta penataan dan pengelolaan wilayah.
  • Mengawasi pelaksanaan pembangunan di wilayahnya.
  • Pembinaan kemasyarakatan untuk meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya.
  • Upaya pemberdayaan masyarakat untuk menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
  • Kepala Dusun I: Teguh Rahayu Purnomo, S.P.; II: Ari Bintoro, S.Pd.; III: Budi Harto; IV: Andi Nurtama.

Data kependudukan 2026

Tampilan

Menurut pendidikan

  • Tidak/belum sekolah1.424
  • Belum tamat SD840
  • Tamat SD/sederajat1.346
  • Tamat SMP/sederajat1.420
  • Tamat SMA/sederajat2.165
  • Diploma I/II28
  • Akademi/D-III206
  • D-IV/S-1456
  • S-227
  • S-31
Penduduk Desa Wirun menurut status perkawinan, 2026
StatusLaki-lakiPerempuanJumlah
Belum kawin1.8031.4543.257
Kawin1.9932.0484.041
Cerai hidup5185136
Cerai mati72299371
Penduduk Desa Wirun menurut agama (BPS)
AgamaJumlah
Islam7.607
Kristen141
Katolik117
Hindu11
Buddha1
Konghucu dan kepercayaan0
Kepala keluarga Desa Wirun menurut jenis kelamin (BPS)
IndikatorJumlah
Kepala keluarga laki-laki2.141
Kepala keluarga perempuan574
Total kepala keluarga2.715
Penduduk yang memiliki Kartu Keluarga2.724
Belum memiliki Kartu Keluarga-

Sumber: Data Kependudukan Terintegrasi, situs Desa Wirun (situs luar). Data kepala keluarga dan agama: BPS Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan Mojolaban Dalam Angka. Jumlah tiap tabel dapat berbeda dari total penduduk karena data diambil pada waktu berbeda.

Pertanian, peternakan, dan BUMDes

166halahan sawah (61,7%)
101,75halahan bukan pertanian
269hatotal luas wilayah

Penggunaan lahan (hektare)

  • Lahan sawah irigasi teknis166 ha
  • Lahan bukan sawah (kolam)1,25 ha
  • Pekarangan/bangunan96 ha
  • Lain-lain5,75 ha
144halahan padi · ±550 ton
850hasil produksi telur
2016BUMDes Bintang Wijaya berdiri
BUMDes
Bintang Wijaya (ketua: Purwanto): penjualan ATK dan sembako, persewaan molen; pertemuan dengan anggota dua bulan sekali
Area wisata
Cagar budaya seluas 1 ha, aktif dimanfaatkan (koordinat -7,601161, 110,863096)

Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan Mojolaban Dalam Angka (penggunaan lahan); Pidekso Terintegrasi (tahun pelaporan 2025) dan Data Lembaga Ekonomi, situs Desa Wirun. Satuan produksi telur tidak dicantumkan pada sumber.

Rumah ibadah dan tokoh agama

Data
Lihat data kesejahteraan sosial

Sumber: berkas data gereja serta data masjid dan tokoh agama, situs resmi kecamatan. Rincian: masjid, gereja, tokoh agama.

Jaringan seluler

1menara BTS
3operator tercatat
Kekuatan sinyal
Kuat
Sinyal internet seluler
5G/4G/LTE

Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan Mojolaban Dalam Angka, tabel 6.3.2 dan 6.3.3.

Lokasi

Lokasi wisata di Desa Wirun

Tempat yang dapat dikunjungi, dari sentra gamelan hingga embung keluarga.

Foto milik media yang disebutkan dan dimuat dari situs aslinya. Atraksi lain: pertunjukan kethoprak, karawitan, keroncong, reog, dan wayang orang; kuliner bakmi Jawa.