Daftar Desa · Kecamatan Mojolaban
Desa Wirun
Desa wisata dan sentra kerajinan gamelan di Kecamatan Mojolaban; 7.870 penduduk pada 2026.
Penduduk 2026
Pada tahun 2026, Desa Wirun memiliki 7.870 penduduk yang terdiri dari 3.954 laki-laki dan 3.916 perempuan.
Sumber: Data Kependudukan Terintegrasi, situs Desa Wirun (situs luar) (2026). Persentase terhadap penduduk kecamatan: BPS Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan Mojolaban Dalam Angka. Kepadatan dan rasio jenis kelamin dihitung dari data 2026 dan luas 2,67 km².
Sejarah dan potensi
Desa Wirun merupakan salah satu desa wisata yang paling dikenal di Sukoharjo karena banyaknya potensi wisata yang dimiliki. Desa ini terletak di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, dan memiliki akses yang mudah untuk dituju dari Kota Solo dan Karanganyar. Berjarak kurang lebih satu kilometer dari Kota Solo, Desa Wirun menjadi lokasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal hingga mancanegara.
Salah satu potensi terbesar yang membuat Desa Wirun dikenal secara global adalah pembuatan kerajinan gamelan oleh para warga desa. Desa Wirun disebut sebagai pusat kerajinan gamelan terbesar di dunia karena sering mengekspor ke berbagai wilayah di dalam dan luar negeri. Dari catatan, industri kerajinan gamelan di Desa Wirun sudah muncul sejak tahun 1956, dirintis pertama kali oleh Reso Wiguno. Dorongan kebutuhan ekonomi menjadi latar belakang home industri tersebut berkembang, selain juga karena Kecamatan Mojolaban bukanlah wilayah dengan hasil pertanian yang berlimpah. Selain gamelan, kerajinan yang digeluti sebagai mata pencaharian warga setempat adalah kerajinan kain jumputan yang telah diekspor ke luar negeri, wayang kertas, keris, genteng, batik kayu, dan budidaya tanaman bonsai.
Suguhan kesenian lokal seperti kethoprak, jathilan, dan karawitan menjadi daya tarik tersendiri untuk menyambut para turis asing yang berwisata ke Desa Wirun. Para wisatawan yang didominasi warga negara Belanda biasanya datang untuk menetap selama satu hingga dua hari untuk belajar tentang pembuatan kerajinan seperti gamelan dan wayang di rumah-rumah penduduk. Karena lokasinya yang relatif cukup jauh dari kawasan Kota Solo, rumah penduduk setempat pun banyak yang disewakan bagi warga asing dan wisatawan lokal pada masa-masa ramai kunjungan wisatawan.
- Desa wisata
- Masuk 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023; terdaftar di Jadesta dengan kategori “Berkembang”
- Kerajinan
- Gamelan (belasan besalen), kain jumputan, wayang kertas, keris, genteng, batik kayu, tenun goyor, bonsai
- Seni & budaya
- Kethoprak, karawitan, keroncong, reog, jathilan, wayang orang
- Tempat menarik
- Embung Pengantin, Sahasra Adhi Pura, perajin wayang kertas “Mbah Brambang”, pengolahan limbah plastik menjadi BBM
- Kuliner khas
- Bakmi Jawa
Sumber: Sejarah Desa, situs Desa Wirun (situs luar); Jadesta Kemenparekraf.
Visi dan misi
Visi
“Membangun Desa Wirun Lebih Maju dan Berbudaya”
Visi disusun dalam RPJM Desa sebagai pedoman program kerja Pemerintah Desa untuk masa 8 tahun.
Misi
Untuk meraih visi tersebut, dengan mempertimbangkan potensi serta hambatan internal maupun eksternal, Desa Wirun menyusun misi sebagai berikut:
- Mewujudkan dan mengembangkan kegiatan keagamaan untuk menambah keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Mewujudkan dan mendorong terjadinya usaha kerukunan antar dan intern warga masyarakat yang disebabkan adanya perbedaan agama, keyakinan, organisasi, dan lainnya dalam suasana saling menghargai dan menghormati.
- Membangun dan meningkatkan hasil pertanian dengan penataan pengairan, perbaikan jalan sawah, jalan usaha tani, pemupukan, dan pola tanam yang baik.
Sumber: Visi & Misi, situs Desa Wirun (situs luar). Poin misi berikutnya belum tercantum pada sumber (perlu verifikasi).
Perangkat desa

| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Kepala Desa | Erry Suseno Wibowo, S.E. |
| Sekretaris Desa | Hartoyo |
| Kaur Keuangan | Ari Bintoro, S.Pd. |
| Kaur Tata Usaha dan Umum | Joko Narwanto |
| Kaur Perencanaan | Ricky Purnomo Jati, S.Kom. |
| Kasi Pemerintahan | Nur Rohmah Junitasari, A.Md. |
| Kasi Pelayanan | Bambang Suprianto, S.T. |
| Kasi Kesejahteraan | Joko Purnomo, S.Pd. |
| Kepala Dusun I | Teguh Rahayu Purnomo, S.P. |
| Kepala Dusun II | Ari Bintoro, S.Pd. |
| Kepala Dusun III | Budi Harto |
| Kepala Dusun IV | Andi Nurtama |
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Kepala desa | 1 |
| Sekretaris desa | 1 |
| Kaur/Kasie | 5 |
| Kadus/Bayan | 4 |
| Total | 11 |
Sumber: Struktur Organisasi, situs Desa Wirun (situs luar). Ari Bintoro, S.Pd. tercatat sebagai Kaur Keuangan sekaligus Kepala Dusun II. Dokumen kecamatan tahun 2022: PDF (situs luar). Jumlah Kaur/Kasie menurut BPS (5) berbeda dari daftar di situs desa (6); jumlah perangkat menurut BPS: Kecamatan Mojolaban Dalam Angka.
Kedudukan, tugas, dan fungsi perangkat
01Kepala Desa
Tugas: Menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa.
- Menyelenggarakan pemerintahan desa: tata praja pemerintahan, penetapan peraturan di desa, pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketenteraman dan ketertiban, administrasi kependudukan, serta penataan dan pengelolaan wilayah.
- Melaksanakan pembangunan: sarana prasarana perdesaan, serta bidang pendidikan dan kesehatan.
- Pembinaan kemasyarakatan: pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat, partisipasi masyarakat, keagamaan, dan ketenagakerjaan.
- Pemberdayaan masyarakat: sosialisasi dan motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna.
- Menjaga hubungan kemitraan dengan lembaga masyarakat dan lembaga lainnya.
02Sekretariat Desa
Tugas: Membantu Kepala Desa dalam bidang administrasi pemerintahan.
- Urusan ketatausahaan: tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi.
- Urusan umum: penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum.
- Urusan keuangan: administrasi keuangan, sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, serta administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, dan lembaga pemerintahan desa lainnya.
- Urusan perencanaan: menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisasi data pembangunan, monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.
03Kepala Urusan (Kaur)
Tugas: Membantu Sekretaris Desa dalam urusan pelayanan administrasi pendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.
- Kaur Tata Usaha dan Umum (Joko Narwanto): ketatausahaan (tata naskah, surat menyurat, arsip, ekspedisi), penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum.
- Kaur Keuangan (Ari Bintoro, S.Pd.): administrasi keuangan, sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, serta administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, dan lembaga pemerintahan desa lainnya.
- Kaur Perencanaan (Ricky Purnomo Jati, S.Kom.): menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisasi data pembangunan, monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.
04Kepala Seksi (Kasi)
Tugas: Membantu Kepala Desa sebagai pelaksana tugas operasional.
- Kasi Pemerintahan (Nur Rohmah Junitasari, A.Md.): manajemen tata praja pemerintahan, menyusun rancangan regulasi desa, pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketenteraman dan ketertiban, perlindungan masyarakat, kependudukan, penataan dan pengelolaan wilayah, serta pendataan dan pengelolaan profil desa.
- Kasi Kesejahteraan (Joko Purnomo, S.Pd.): pembangunan sarana prasarana perdesaan, pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan, serta sosialisasi dan motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna.
- Kasi Pelayanan (Bambang Suprianto, S.T.): penyuluhan dan motivasi pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat, meningkatkan partisipasi masyarakat, pelestarian nilai sosial budaya, keagamaan, dan ketenagakerjaan.
05Kepala Dusun (Kadus)
Tugas: Membantu Kepala Desa dalam pelaksanaan tugasnya di wilayahnya.
- Pembinaan ketenteraman dan ketertiban, perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan, serta penataan dan pengelolaan wilayah.
- Mengawasi pelaksanaan pembangunan di wilayahnya.
- Pembinaan kemasyarakatan untuk meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya.
- Upaya pemberdayaan masyarakat untuk menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
- Kepala Dusun I: Teguh Rahayu Purnomo, S.P.; II: Ari Bintoro, S.Pd.; III: Budi Harto; IV: Andi Nurtama.
Data kependudukan 2026
Menurut pendidikan
- Tidak/belum sekolah1.424
- Belum tamat SD840
- Tamat SD/sederajat1.346
- Tamat SMP/sederajat1.420
- Tamat SMA/sederajat2.165
- Diploma I/II28
- Akademi/D-III206
- D-IV/S-1456
- S-227
- S-31
| Pendidikan | Laki-laki | Perempuan | Jumlah |
|---|---|---|---|
| Tidak/belum sekolah | 713 | 711 | 1.424 |
| Belum tamat SD | 408 | 432 | 840 |
| Tamat SD/sederajat | 619 | 727 | 1.346 |
| Tamat SMP/sederajat | 723 | 697 | 1.420 |
| Tamat SMA/sederajat | 1.140 | 1.025 | 2.165 |
| Diploma I/II | 10 | 18 | 28 |
| Akademi/D-III | 88 | 118 | 206 |
| D-IV/S-1 | 232 | 224 | 456 |
| S-2 | 14 | 13 | 27 |
| S-3 | 0 | 1 | 1 |
| Status | Laki-laki | Perempuan | Jumlah |
|---|---|---|---|
| Belum kawin | 1.803 | 1.454 | 3.257 |
| Kawin | 1.993 | 2.048 | 4.041 |
| Cerai hidup | 51 | 85 | 136 |
| Cerai mati | 72 | 299 | 371 |
| Agama | Jumlah |
|---|---|
| Islam | 7.607 |
| Kristen | 141 |
| Katolik | 117 |
| Hindu | 11 |
| Buddha | 1 |
| Konghucu dan kepercayaan | 0 |
| Indikator | Jumlah |
|---|---|
| Kepala keluarga laki-laki | 2.141 |
| Kepala keluarga perempuan | 574 |
| Total kepala keluarga | 2.715 |
| Penduduk yang memiliki Kartu Keluarga | 2.724 |
| Belum memiliki Kartu Keluarga | - |
Sumber: Data Kependudukan Terintegrasi, situs Desa Wirun (situs luar). Data kepala keluarga dan agama: BPS Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan Mojolaban Dalam Angka. Jumlah tiap tabel dapat berbeda dari total penduduk karena data diambil pada waktu berbeda.
Pertanian, peternakan, dan BUMDes
Penggunaan lahan (hektare)
- Lahan sawah irigasi teknis166 ha
- Lahan bukan sawah (kolam)1,25 ha
- Pekarangan/bangunan96 ha
- Lain-lain5,75 ha
- BUMDes
- Bintang Wijaya (ketua: Purwanto): penjualan ATK dan sembako, persewaan molen; pertemuan dengan anggota dua bulan sekali
- Area wisata
- Cagar budaya seluas 1 ha, aktif dimanfaatkan (koordinat -7,601161, 110,863096)
Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan Mojolaban Dalam Angka (penggunaan lahan); Pidekso Terintegrasi (tahun pelaporan 2025) dan Data Lembaga Ekonomi, situs Desa Wirun. Satuan produksi telur tidak dicantumkan pada sumber.
Rumah ibadah dan tokoh agama
Sumber: berkas data gereja serta data masjid dan tokoh agama, situs resmi kecamatan. Rincian: masjid, gereja, tokoh agama.
Jaringan seluler
- Kekuatan sinyal
- Kuat
- Sinyal internet seluler
- 5G/4G/LTE
Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan Mojolaban Dalam Angka, tabel 6.3.2 dan 6.3.3.
Lokasi
Lokasi wisata di Desa Wirun
Tempat yang dapat dikunjungi, dari sentra gamelan hingga embung keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Embung-Pengantin-yang-berada-di-Desa-Wirun.jpg)
Foto: Tribunnews Embung Pengantin
Taman embung untuk wisata keluarga di belakang SPBU Wirun. Ada jembatan bambu, Gubug Asmara, spot sayap malaikat, gazebo, perahu motor, sepeda bebek air, dan kolam renang anak.

Foto: Indonesia Kaya Sentra Kerajinan Gamelan
Belasan besalen (perajin). Wisatawan dapat melihat proses tradisional dari peleburan, penempaan, hingga penyetelan nada, lengkap dengan ritual selamatan.

Foto: Tribunnews Sahasra Adhi Pura (Pura Shahasra)
Pura tempat meditasi umat Hindu di Mojolaban yang juga dikunjungi wisatawan.

Foto: Kompas Perajin Wayang Kertas “Mbah Brambang”
Membuat wayang kertas sejak 1965, hasilnya dikirim hingga ke luar negeri.
Foto milik media yang disebutkan dan dimuat dari situs aslinya. Atraksi lain: pertunjukan kethoprak, karawitan, keroncong, reog, dan wayang orang; kuliner bakmi Jawa.